Nusantara Jaya Teknologi

08001401216 info[@]njt.co.id

Menu

Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Standar 80+ pada Power Supply (STEP BY STEP)

By In Step By Step On June 4, 2015


Sumber : Jagatreview

Seperti yang sudah kita ketahui, PSU adalah jantung dari sebuah komputer. Awet tidaknya suatu komponen komputer kita, PSU mempunyai andil dalam hal itu. Banyak sekali hal yang selama ini dibicarakan orang sebagai hal yang harus kita perhatikan ketika memilih sebuah PSU untuk sistem komputer kita, salah satunya adalah standar 80+. Dalam boks paket penjualan power supply, biasanya kita dapat melihat logo atau simbol 80+. Namun beberapa orang masih belum mengetahui apa itu sebenarnya 80+. Kami akan coba membahas beberapa hal terkait standar 80+ tersebut dalam artikel ini!

 

Apa Itu 80+??

power-supply-1200W-80plus-f10

80+ adalah sebuah program sukarela yang dikembangkan untuk mempromosikan efisiensi energi di sebuah PSU komputer. Dikembangkan oleh Ecos Consulting pada tahun 2004, mereka akan mensertifikasi PSU yang mempunyai efisiensi diatas 80% pada beberapa situasi load, yaitu 20%, 50%, dan 100% dari nilai beban, dan juga power factor yang mencapai 0,9 atau lebih pada kondisi load 100%. Itu berarti, energi yang terbuang atau tidak terpakai pada setiap PSU yang berlabel 80+ maksimum adalah 20%, ini menyebabkan panas yang dihasilkan oleh PSU dan juga tagihan listrik dari rumah kita akan berkurang ketimbang PSU yang belum menggunakan sertifikasi 80+.

Sebagai contoh, ada sebuah PSU 1500 Watt mengkonsumsi daya DC 600 Watt yang yang mempunyai efisiensi sebesar 60% namun menarik 1000 Watt dari sumber tegangan listrik dan membuang 400 Watt sia-sia. 400 watt yang terbuang tersebut umumnya akan berubah menjadi panas. Sedangkan sebuah PSU 1500 Watt mengkonsumsi daya DC 600 Watt dengan efisiensi sebesar 80% akan menarik 750 Watt dari sumber tegangan listrik dan hanya 150 Watt saja yang diubah menjadi panas. Perbedaan tersebut yang akan sangat berpengaruh terhadap panas dari sebuah PSU dan juga tagihan listrik di rumah Anda.

 

Jenis-Jenis 80+ . .

 

Gambar 80+ yang biasa kita jumpai di beberapa kotak PSU

 

Sejauh ini, 80+ sendiri mempunyai beberapa jenis, yaitu Bronze, Silver, Gold, Platinum, dan yang paling tinggi adalah Titanium. Berikut adalah tabel dari perbedaan di antara mereka:

 

80 Plus Test Type 115V internal non-redundant 230V internal redundant
Percentage of rated load 10% 20% 50% 100% 10% 20% 50% 100%
80 Plus 80% 80% 80%
80 Plus Bronze 82% 85% 82% 81% 85% 81%
80 Plus Silver 85% 88% 85% 85% 89% 85%
80 Plus Gold 87% 90% 87% 88% 92% 88%
80 Plus Platinum 90% 92% 89% 90% 94% 91%
80 Plus Titanium 90% 92% 94% 90% 90% 94% 96% 91%

 

Terdapat 2 macam pengujian, yaitu 115V internal non-redundant dan juga 230V internal redundant. 115V non-redundant biasanya digunakan oleh kita, para pengguna komputer biasa, sedangkan 230V internal redundat biasanya digunakan untuk Data Centre. Terlihat disitu bahwa perbedaan dari beberapa jenis 80+ terletak pada efisiensinya. Semakin bagus maka akan semakin efisien namun juga lebih mahal. Perlu diingat sekali lagi, semakin efisien PSU Anda, tenaga yang terbuang juga akan semakin sedikit dan itu berarti PSU Anda akan lebih dingin dan juga tagihan listrik yang akan lebih hemat.


Pengetahuan PSU Tentang 80+ yang Perlu Anda Ketahui. . .

80+ Hanya Iklan. .

 

sasas

 

Mungkin Anda pernah menemui beberapa kasus, di mana ada sebuah PSU yang berlambang 80+ namun berharga sangat murah dan juga berasal dari brand yang kurang familiar. Ya, biasanya 80+ tersebut hanyalah sebuah iklan, bukan sertifikasi yang legal.

Sebagai pembanding, PSU 400 Watt termurah dan sudah memiliki 80+ harganya saat ini kurang lebih sekitar Rp 450 ribu, sedangkan kami pernah melihat ada power supply 600 Watt berlabel 80+ namun harganya tidak sampai Rp 200 ribu!

Maka dari itu, jangan mudah percaya harga dan biasakan menggunakan brand yang sudah terpercaya. Tidak lupa juga, selalu cari review dari beberapa sumber sebelum menentukan pilihan Anda dan jangan lupa memperhatikan garansi dari sang produsen!

 

85+, 87+???

Mungkin Anda juga pernah melihat sebuah brand yang bisa dibilang sudah lama berada di dunia PSU merilis produk yang harganya cukup masuk akal, namun bersertifikasi lebih dari 80+, sebagai contoh 85+? Ya, logo 85+ tidak mempunyai sertifikasi secara resmi seperti 80+.

Namun, label seperti itu merupakan inisiatif dari produsen PSU untuk menunjukkan efisiensi tinggi dari PSU mereka. Biasanya, para vendor yang PSU-nya sudah disertifikasi 80+ dan ternyata memiliki nilai efisiensi lebih dari 80% akan memberikan label sendiri untuk 85+, atau bahkan 87+.

 

Kesimpulan

i1

So, seperti yang sudah Anda tahu, 80+ sangat penting untuk sebuah power supply karena panas yang dihasilkan akan lebih minim ketimbang yang belum memiliki sertifikasi tersebut.

Banyak yang beranggapan, “ah tapi PSU bersertifikasi yang asli kan mahal”. Memang harga PSUnya akan lebih mahal ketimbang PSU “abal abal” pada umumnya, tapi dengan begitu tagihan listrik Anda akan turun dan jika dihitung biaya penggunaan per bulan atau bahkan per tahun, percayalah semua itu akan terbayar.

Selain itu, garansi yang diberikan oleh produsen power supply berkualitas biasanya cukup menguntungkan bagi pembeli. Bahkan, ada suatu brand yang mempunyai distributor di Indonesia memberikan warranty lifetime untuk PSU mereka!


Posts


Related Posts

Yes No