Nusantara Jaya Teknologi

08001401216 info[@]njt.co.id

Menu
REVIEW | Meningkatkan Kinerja Notebook Platform Intel dengan Mengganti Storage

REVIEW | Meningkatkan Kinerja Notebook Platform Intel dengan Mengganti Storage

By In Step By Step On May 17, 2016


JAGATREVIEW.COM Banyak pertanyaan yang kami terima perihal upgrade storage pada notebook, kebanyakan pertanyaan seputar apakah upgrade storage ke SSD membuat sistem lebih responsif dibandingkan dengan ketika menggunakan hard disk. Selain itu, banyak juga yang bertanya apakah penggantiuan storage meningkatkan FPS pada saat bermain game. Untuk menjawab hal-hal tersebut, dan juga beberapa pertanyaan umum lain terkait peralihan hard disk ke SSD, kami melakukan test kecil-kecilan untuk memberikan jawaban. Kami akan menampilkan hasil benchmark yang kami anggap cukup dapat mewakili jawaban untuk pertanyaan tersebut.

SIstem yang kami gunakan adalah notebook Dell Inspiron 15 7559 Gaming yang sudah kami review sebelumnya. Pertimbangan kami menggunakan sistem itu adalah kami bisa melakukan test storage hingga menggunakan M2.SSD, dikarenakan notebook Dell tipe ini mempunyai slot M2.SSD seperti yang bisa Anda lihat di gambar di bawah ini.

 

3

 

Untuk melakukan upgrade storage tersebut, Anda bisa melakukannya sendiri atau bila Anda ragu, Anda dapat meminta kepada service center resmi notebook untuk melakukan hal tersebut. Banyak orang pasti akan berpikir lama untuk melakukan upgrade storage, mengingat kebanyakan storage hard disk yang terpasang pada notebook biasanya mempunyai kapasitas yang besar, sedangkan SSD mempunyai kapasitas yang lebih kecil. Hal ini yang biasanya membuat para pelaku upgrade akan berfikir seribu kali untuk melakukan hal ini.

Pada hasil benchmark yang didapat, Anda akan dapat melihat berbagai keuntungan dari praktek upgrade storage hard disk ke SSD. Namun, karena storage standar bawaan notebook ini adalah sebuah SSHD, atau hard disk + cache, kami tidak menampilkan hasil pengujian dengan hard disk standar. SSHD bisa saja menawarkan kecepatan lebih tinggi dari hard disk untuk file dan aplikasi yang sering dibuka, tetapi hal itu akan butuh waktu.

2

 

Jadi, untuk artikel ini, tes yang kami lakukan dengan SSHD yang telah tersedia di paket penjualan notebook Dell, lalu kami melakukan cloning sistem operasi ke SSD dan M2.SSD, sehngga keseluruhan sistem operasi akan sama, baik dari driver dan sebagainya. Pada saat benchmark, notebook berjalan pada setting power management High Performance, kecuali pada test daya tahan battery kami menggunakan setting Balanced. Untuk pengujian ini, kami menguji SSHD seageta dengan kapasitas 1TB dengan SSD cache 32GB yang di gunakan oleh Dell, SSD Kingston HyperX dan M2.SSD Intel 180GB.

PCMark 8

PCMark 8 Home berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna pada umumnya pada sistem rumahan mereka. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing, Writing, Casual Gaming, Photo Editing, dan Video Chat

PCM8 Home

PCMark 8 Creative berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna tingkat lanjut pada sistem rumahan mereka. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing, Photo Editing, Batch Photo Editing, Video Editing, Media To Go, Mainstream Gaming, dan Video Group Chat. Pengujian ini memiliki beban lebih berat terhadap sistem dibandingkan PCMark 8 Home.

PCM8 creative

PCMark 8 Work berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna di lingkungan perkantoran. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing dan Writing.

PCM8 work

 

PCMark 8 Storage berisi sekumpulan beban pengujian untuk mengukur performa komponen storage seperti HDD, SSD, dan Hybrid Drive pada sebuah sistem. Pengujian ini akan menguji performa storage pada aplikasi Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowerPoint, Adobe Photoshop, Adobe After Effects, World of Warcraft, & Battlefield 3.

PCM8 storage

Cinebench R15

Cinebench merupakan aplikasi pengujian untuk mengukur kemampuan prosesor atau graphics card saat melakukan render sebuah objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk skor. Semakin tinggi skor yang dihasilkan, semakin baik. Grafik di bawah merupakan hasil pengujian pada komponen prosesor.

 

C15 S

Kesimpulan

Di PCMark8, hampir semua tes mendapatkan peningkatan hasil ketika menggunakan SSD, baik itu di tes Home, Creative, Work dan Storage. Pada tes Storage dapat terlihat bagaimana perbedaan yang cukup jauh antara sebuah SSHD dengan SSD dan M2.SSD. Perbedaan angka ini cukup memberikan gambaran secepat apa sebuah storage SSD atau M2.SSD dibandingkan sebuah hard disk/SSHD. Dengan hasil tersebut, dapat dipastikan bahwa sistem Anda akan lebih responsif dibandingkan sebelumnya.

Penggantian storage ke SSD tidak akan meningkatkan kinerja CPU, hal ini dapat Anda lihat pada benchmark menggunakan Cinebench R15 yang memang diperuntukkan untuk mengukur kinerja CPU. Walaupun tidak meningkatkan kinerja CPU, SSD akan membantu memasok data lebih cepat ketika dibutuhkan untuk suatu proses. Ini bisa saja berimbas pada hasil proses yang selesai lebih cepat, terutama untuk pekerjaan dengan file-file besar, seperti video editing.

Pada benchmark 3DMark yang lebih condong kepada kinerja GPU, terlihat bahwa peningkatan kinerja yang didapatkan tidaklah signifikan. Penggantian storage tidak terlalu mempengaruhi kinerja pengolahan grafis, kecuali sistem akan lebih cepat dalam memanggil data yang ingin di proses pada GPU dan CPU.

Test loading Windows 10, Adobe PhotoShop CC dan game Battlefield 4 menunjukkan bahwa peningkatan terjadi ketika Anda menggunakan SSHD ke SSD maupun ke M2.SSD. Pada SSHD loading akan semakin cepat ketika Anda sering membuka aplikasi atau game sebelumnya, karena bisa jadi file-file penunjangnya sudah tersimpan di dalam cache SSHD tersebut. Perbedaan untuk pertama kali loading dengan Anda membuka untuk kedua kalinya, pada loading Windows 10 sekitar 20 detik, Photoshop CC sekitar 10 detik dan pada Battlefield 4 sekitar 30 detik.

Hal yang paling menarik dari penggantian strorage pada sebuah notebook adalah daya tahan battery meningkat cukup signifikan ketika Anda berpindah dari SSHD ke M2.SSD, daya tahan hidup meningkat 1 jam dari sebelumnya. Perbedan daya tahan hidup pada SSHD ke SSD tidaklah terpaut terlalu jauh. Hal ini terjadi karena perbedaan konsumsi daya yang di perlukan oleh sebuah M2.SSD sangatlah kecil, Anda dapat melihat pada label ketiga storage tersebut pada gambar di bawah ini. Dari angka yang di dapat dalam label terlihat sekali bahwa sebuah M2.SSD hanya memerlukan daya 3.3V 1A dan sebuah SSHD memerlukan daya +5V 0.7A dan sebuah SSD memerlukan daya +5V 1A. Ini akan berimbas pada makin hematnya penggunaan daya baterai notebook.

IMG_0992 IMG_0991 IMG_0990


Related Posts

Yes No